Sejauh Manakah Margin Dapat Berbicara Mengenai Kepribadianmu?

Keberhasilan merupakan tujuan yang selalu ingin dicapai oleh setiap manusia, entah itu keberhasilan secara rohaniah, fisik atau material, tergantung dari versi yang mana, terserah manusia secara secara individual.  Sayangnya membicarakan sebuah keberhasilan tak lepas dari terminologi sebuah kegagalan pula. Bukankah berbicara mengenai terang juga terkait berbicara mengenai gelap?

Hal ini pula yang menjadi pemikiran saya pertama kali saat mencoba merenungkan story hidup yang menunjukkan ternyata ada beberapa keberhasilan yang telah tercapai dan ada beberapa kegagalan pula yang telah terjadi. Ya, manusia memang tak terlepas dari keberhasilan dan kegagalan. Bagaimana dengan anda?

Keberhasilan dan kegagalan inilah yang menarik perhatian saya, bahwa manusia akan selalu diperhadapkan dengan pengelolaan diri, pemahaman dan usaha untuk terus mengenal dirinya sebaik mungkin, ada kecenderungan untuk berusaha menjadi lebih baik untuk mencapai keberhasilannya, ya setidaknya keberhasilan menurut versi yang diyakininya. Modal dasar utamanya adalah mengenal kepribadian, memahami kekuatan dan kelemahan diri, dan yang terpenting bagaimana memahami potensi yang sekiranya akhirnya menjadi kompetensi besar.

Sejak bulan Desember kegelisahan akan memahami diri membuat saya tergerak untuk kembali ke bangku belajar untuk mempelajari sebuah ilmu yang sudah terbukti secara ilmiah diakui sebagai sebuah ilmu yang dapat menggambarkan sebuah kepribadian siapapun yang mampu menulis tangan, kenapa bisa? Untuk bisa menjawab mungkin secara teoritis ini yang dikatakan bahwa tanpa kita sadari tulisan tangan memberikan gambaran alam bawah sadar, menggambarkan bagaimana cara otak bekerja. Ilmu ini dikenal dengan istilah analisis tulisan tangan atau grafologi.

Ilmu grafologi memiliki keterkaitan dengan ajaran psikoanalisis Freud dan Jung yang mengatakan bahwa kesadaran manusia dapat terproyeksi ke dalam berbagai hal, karena tulisan yang kita buat merupakan hasil koordinasi gerak motorik dan syaraf-syaraf di otak, baik pengendali motorik maupun pikiran. Jadi mungkin saja, alam bawah sadar itu ikut serta dalam sinyal-sinyal syaraf di otak dan tertuang dalam tulisan tangan yang tergores di kertas. Itulah sebabnya tulisan masing-masing manusia berbeda-beda bukan? Jadi dalam grafologi pikiran alam bawah sadar tergambar di setiap lengkungan, titik garis tekanan, ukuran, konsistensi dan lainnya.

Satu langkah yang dapat dideteksi mengenai peluang terjadinya kegagalan adalah mengenal diri dalam hal perencanaan dan keberanian diri dalam memandang masa depan. Dalam grafologi kecenderungan seseorang alam merancangkan masa depan bisa tergambar pada margin.

Dalam grafologi ada 3 hal yang cukup penting untuk diperhatikan yaitu margin, baseline, spasi, dan kemiringan tulisan. Nah tulisan kali ini saya akan menulis bagaimana margin dapat bermakna banyak dalam ilmu grafologi. Margin dalam tulisan menggambarkan  bagaimana pikiran alam bawah sadar mengorganisasi diri dan kehidupan seseorang. Untuk bisa menganalisis, hal yang pertama dilakukan adalah menulis di selebar kertas kosong tanpa garis, menulislah kurang lebih 13 baris dan perhatikan bagaimana di kertas tersebut margin bisa berkata banyak mengenai kepribadian seseorang.

untitled

 Sumber : elazahrotul93.blogspot.com

  1. Keseluruhan margin sempit

Bayangkan bila secarik kertas kosong tak bergaris telah terisi dengan minimal 13 baris kalimat (tanpa melihat makna yang tertulis dari tulisan tersebut). Apa yang dirasakan apabila seseorang yang menuliskannya seakan tidak memberikan ruang kosong pada kertas tersebut? ia menulis begitu dengan hampir keseluruhan  margin yang sempit. Orang yang seperti itu mengambarkan seseorang yang sangat aktif, memiliki ingatan masa lalu yang sangat kuat namun secara bersamaan juga berani untuk memandang masa depan dengan baik pula.

Orang yang menulis dengan margin seperti ini akan berusaha mengisi hidupnya dengan kegiatan-kegiatan yang disukainya dan seakan tidak ingin membuang waktunya dengan percuma, ia akan berusaha menggunakan waktunya dengan sebaik mungkin. Namun disisi lain orang seperti ini juga cenderung egois karena di dalam pikirannya hanya ada pikirannya sendiri, kurang memberikan tempat untuk orang lain dalam berargumentasi.

  1. Keseluruhan margin lebar

Seseorang yang menulis dengan margin yang lebar di semua sisi menggambarkan seseorang yang terkesan merencanakan segalanya sejak awal menulis hingga akhir. ia seakan telah benar-benar merencanakan segala sesuatunya mulai dari awal menulis hingga harus berganti pada baris selanjutnya. Keseuruhan margin lebar menunjukkan seseorang yang baik dalam hal perencanaan.

  1. Margin atas

Margin atas menggambarkan mengenai diri sendiri dan orang lain. Semakin sempit margin atas seseorang, maka seseorang tersebut akan lebih memperhatikan dirinya sendiri. Namun semakin lebar margin atas, maka ia akan lebih memikirkan orang lain.

  1. Margin kanan

Margin kanan dalan grafologi identik dengan masa depan, yaitu bagaimana seseorang mamandang masa depan yang dihadapinya. Jika margin kanan terlihat sempit itu menunjukkan bahwa ia adalah sesorang yang berani dalam mengambil resiko, namun jika margin kanannya lebar, maka ia adalah seseorang yang penuh dengan pertimbangan dalam setiap hal-hal yang dilakukannya.

Ini hanya secuil hal yang dipelajari dalam grafologi, dari bagian margin sudah bisa terlihat bagaimana seseorang memiliki pemikiran mengenai diri dan msa depannya. Bagaimana denganmu😀 Sudahkah ada keberanian dalam mengambil resiko dan semangat dalam memikirkan masa depan?

 Sumber : Berbagai material grafologi

4 thoughts on “Sejauh Manakah Margin Dapat Berbicara Mengenai Kepribadianmu?

    1. Tidak bisa langsung disimpulkan Andreqiu karena masih ada trait lain yang perlu dilihat yaitu baseline tulisannya. Bila mau silahkan kirim scan tulisannya ke e-mail🙂 Dengan senang hati, free for u🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s